09/02/2026
Masuk pertama kali ke , yang langsung kerasa itu suasananya: intim dan akrab. Tata letak bar dan bangkunya bikin jarak antara barista dan customer nyaris nggak ada. Duduk, pesan, ngobrol semuanya nyatu.
Disambut langsung sama pemiliknya, Yosua ( ). Dari cara nyapa sampai nanya preferensi kopi, vibes akrabnya dapet banget. Kedai ini udah hampir dua tahun berdiri di sekitar Binus, tapi rasanya kayak tempat nongkrong langganan lama.
Menu yang kami pilih: Ice Filter Excelsa Edi Sedov & Filter Ethiopia Alo Faficho. Ya seperti yang diharapkan, kopi luar biasa. Tapi yang kita nggak nyangka di sini adalah "the company"...
Sambil minum kopi premium, kita ditemenin ngobrol sama Yosua. Dari bahas kopi, metode seduh, plantation, sampai hal random kayak, Breaking Bad, Better Call Saul, El Camino, sampai filmnya Gilligan yang baru, Plur1bus. Yes, It’s that kind of place. Bahkan Yosua cerita ada satu customer yang bawa satu keluarganya cuma buat hang out disini.
Man, Yosua really know how to work the bar.
Kalau kamu ke sini buat kopi, ini tempatnya. Tapi kalau kamu ke sini buat ngobrol, this is the juaranya.
Great coffee, better company.