CP: Moch. Bisri Mustoffa. Telp 031-81685588, 031-70152033, 085785111587, 081217336621 Setiap manusia (bayi) yang lahir kedunia dalam keadaan lemah, yang masih memerlukan orang lain untuk bisa memenuhi kebutuhan sendiri. dan orang tua adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas pemenuhan kebutuhan sang bayi. segala hal yang diberikan oleh orang tua kepada bayi sejak lahir sangat mempengaruhi pe
rtumbuhan dan perkembangannya. Rasulullah SAW bersabda : "Tiada bayi yang lahir melainkan dalam keadaan fitrah (suci) maka ayah bundanya yang mendidiknya menjadi yahudi, nasrani atau majusi" (HR. Bukhori Muslim). untuk menjaga kefitrahan (kesucian) anak dari segala hal yang berbau maksiat, yang dapat menggoyahkan iman (keyakinan) terhadap islam adalah menjadi tanggung jawab kedua orang tua. salah satu ajaran Islam yang dicontohkan Rosulullah SAW yang perlu kita ketahui adalah tentang bagaimana menyelenggarakan aqiqah. hal ini penting karena ibadah aqiqah ini akan berpengaruh pada pembentukan dan perkembangan anak dikemudian hari yang didalamnya mengandung hikmah dan manfaat yang porotif. disamping itu, jika kita mempunyai sesuatu yang sangat kita sukai dan dapat memberikan manfaat pada kita, serta bangga memilikinya. akan tetapi tentu kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menebusnya. begitu juga dengan aqiqah, karena itu adalah upaya untuk menebus anak kita yang masih tergadai. sebab Rasulullah SAW berkata "Setiap anak digadaikan dengan aqiqah, ia disembelihkan binatang pada hari ketujuh dari kelahirannya, diberi nama dan dicukur kepalanya" (HR.Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah dan Samirah). Aqiqah merupakan realisasi rasa syukur kita atas anugerah sekaligus amanah yang diberikan Allah SWT kepada kita.