Oseng-oseng mercon adalah masakan daging sapi dan otot sapi yang diracik dengan menggunakan resep pedas dari cabai rawit dengan perbandingan urat sapi & Cabai 5:1 sehingga akan terasa pedas bagi lidah yang menikmatinya. Oseng Mercon adalah makanan pedas khas kota Jogja,
Pada Maret 2010 Ocon ingin memperkenalkan masakan tersebut di kota
Bandung, maka Ocon memberanikan diri untuk membuka warung ma
kan
kecil-kecilan yang diisi dengan menu serba pedas. Dengan bermodalkan seadanya sebuah grobak dan dua buah
meja panjang, Ocon berusaha mempopulerkan Brand “Oseng Mercon” dan
Oseng-oseng mercon adalah masakan daging sapi dan otot sapi yang diracik dengan menggunakan resep pedas dari cabai rawit dengan perbandingan daging 5 dan cabai 1 sehingga akan terasa pedas bagi lidah yang menikmatinya. Namun sebagaimana lazimnya masakan Jawa, oseng-oseng mercon ini masih ada rasa manisnya karena racikan resepnya menggunakan gula jawa disamping rempah-rempah dan cabai rawit. Oseng-oseng sendiri sebetulnya adalah cara masak seperti menumis. Mercon, yang dalam bahasa Indonesia berarti petasan memang sesuai
untuk menyebut makanan ini karena rasa pedasnya panas dan membakar,
tak ubahnya seperti petasan. Dalam masakan yang disebut oseng-oseng mercon ini, bahan
dasarnya adalah Urat sapi berikut tetelan-nya. Istilah mercon dalam nama masakan ini untuk menggambarkan tingkat kepedasannya yang luar biasa. Begitu pedasnya, sehingga orang merasakan seperti sensasi petasan yang meledak di mulut ketika menyantapnya.