26/08/2022
"Jangan sedih, tuh nanti kalau menangis jadi jelek seperti anak di gambar ini"
Apakah dialog tersebut secara tidak sadar sering terucap dari orang tua atau pendamping ketika membacakan buku cerita bergambar ke si anak? Afirmasi negatif seperti ini justru membuat anak enggan untuk mengakui kesedihan yang dialaminya. Bahkan si anak pun akan kesulitan untuk bersimpati juga berempati. Bagaimana cara mengenalkan anak pada kesedihan dan cerita pilu dari buku?
Klub Buku Berkelana dalam Cerita dipersembahkan oleh Pustakalana dan TaCita dengan host Kak Claudine Patricia.
Vol 1. Kisah-kisah Memilukan bersama Diani Apsari, dosen dan ilustrator.
Dipandu oleh Kak Claudine Patricia
Dapat diikuti untuk usia 15+
Minggu, 28 Agustus 2022
Nimna Book Cafe
Jl. Sukahaji No.126, Bandung
Terbatas untuk 8 peserta
daftar di: bit.ly/berkelanacerita
Rp30.000/peserta sudah termasuk kudapan dari Nimna Book Cafe
Buku cerita bergambar adalah media literasi yang penting dan mengasyikkan. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari buku cerita bergambar ini, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Klub Buku Berkelana Dalam Cerita diharapkan dapat menjadi wadah bertukar informasi tentang buku cerita bergamabar tapi juga sebagai media mensosialisasikan pentingnya serta asiknya buku cerita bergambar.
Peserta diharapkan membawa 1 PICTURE BOOK yang membahas tentang "topik kesedihan". Buku-buku yang termasuk dalam kategori kesedihan ini bisa seputar topik: berduka karena ditinggal oleh orang atau binatang kesayangan, sakit, perceraian, bencana alam, dll