14/05/2019
Bangun , Enggan Tiru | via
"Wong kok senengane tiru-tiru', tidak kreatif, tidak punya inisiatif, bikin sendiri d**g idenya, mengembangkan daerah berdasarkan potensi dan tunjukkan diferensiasi dari daerah lain," kata Ganjar di Kabupaten , Selasa (5/4) malam.
Secara tegas, orang nomor satu di Provinsi Jawa Tengah itu menolak jika pembangunan di Jateng harus meniru daerah lain.
Pernyataan Ganjar tersebut disampaikan pada acara "Ngopi Bareng Ganjar" di Angkringan Sumadi Jalan R.A Kartini, Kabupaten Purworejo, guna menjawab pertanyaan netizen melalui twitter yang menanyakan kapan Kota Semarang dan Jawa Tengah meniru upaya dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
Acara "Ngopi Bareng Ganjar" yang berlangsung santai dan gayeng tersebut dihadiri ratusan pemuda-pemudi yang berasal dari berbagai kalangan serta komunitas di Kabupaten Purworejo.
Beberapa komunitas yang hadir itu antara lain, , Komunitas Mangrove, , , , , dan kalangan awak media.
Dalam kesempatan tersebut, Ganjar berharap Bupati Purworejo Agus Bastian mampu membangun kabupaten setempat di berbagai bidang.
"Anda-anda mendapatkan pemimpin yang progresif, dia (Bupati Purworejo Agus Bastian) teman lama saya di Jakarta, kita sama-sama orang terbuang dari ibukota, saya berharap pembangunan di Purworejo mulai sekarang melejit," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.
Sejumlah komunitas memaparkan usaha-usaha mereka dalam mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Purworejo yang rata-rata berbasis alam untuk wisata minat khusus.
Menanggapi hal tersebut, apa yang dilakukan anak muda dalam mengembangkan kreativitas tersebut sudah pada jalur yang benar dan tidak meminta dana pemerintah dalam usahanya itu.
"Anak muda kreatif jangan hanya meminta pada pemerintah, 'duite pemerintah ki sithik', APBD Purworejo cuma Rp1,8 triliun, Jateng Rp22,5 triliun, coba lebarkan link CSR dari perusahaan tidak harus di kota sendiri, di seluruh Jateng bahkan dunia," katanya.
Waktu: Selasa, 5 April 2016 22:20 WIB
Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho