25/04/2022
Sudah 2minggu ini asisten Della manut ikut kerja deathline diluar kerjaan dapur, gak ngeluh sama sekali meski harus ngerjain "proyek" Yg tiap hari selalu berganti. Tiga hari berturut-turut kami yg biasa pegang kuali, dgn amatirannya bermain tepung dan oven. Not bad lah kata Della. Klo sudah masuk toples, gak beda dgn kue2 yg di jual diluaran sana. Sambil ngoceh dlm hati, "belum tau dia klo bosnya ini "bunglon" 😁, bs berganti2 warna kulit dan skill.
Hari ini, dr pagi sampai malam tanpa jedah, kecuali jam buka puasa kita mainan cat. Iya, meja2 dan kursi kayu di warung umurnya ada yg 6 tahun, bbrp meja besi bahkan sdh berkarat. Untuk ganti semua itu dgn yang baru pastinya perlu xtra cost😆, lagipula kondisi msh sangat baik, hanya perlu sedikit sentuhan dr tangan terampil kita aja utk memolesnya. Makin sore makin terik, kota kupang ini terkenal panasnya yg menyengat. Della mulai tampak kelelahan, dia bahkan belum makan dan minum, berkali2 saya paksa utk minum. Dia menolak halus, lantaran liat sy yg berpuasa.
Tepat jam 20.15 selesai juga. Lanjut PR lain utk besok. Pikirku...
Dengan santai kami pulang, sampai depan warung dimana kami tidur, bahkan tempat utk parkir mobil pun tdk ada. Alhmdulillah.. Rezeki tidak boleh ditolak, lanjut lagi perang di dapur dan rekap pesanan sahur , Ledi, Eno dan timnya tampak kelelahan melayani pembeli yang tidak putus2 sejak sore tadi. Sedangkan Della sya minta dia untuk istirahat lebih awal, krn besok kami akan berpetualang lagi.
Sedangkan saya?? Memastikan pesanan sahur telah siap dan sekaligus santap sahur menunggu adzhan subuh berkumandang, meski gak pernah terdengar😁😁, baru bisa pejamkan mata.
Nikmat dasyat yg selalu sy syukuri.