23/04/2024
TERM OF REFERENCE
Sarasehan PADHANG BULAN edisi 62
Mesem Cafe, Tumpang, Malang Raya
Rabu Legi, pkl. 19.00 - 24.00 WIB, 24 April 2024
π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨π²π¨
Perempuan adalah sebutan sakral yang berasal dari kata dasar "Empu" yang berarti sang pengampu atau pemilik, atau "yang empu-nya". Atas berkat rahmat kuasa TUHAN YME, perempuan ditakdirkan sebagai mahluk istimewa dan menjadi Sang "Empu Rahim" atau yang mengampu atau memiliki kandungan sebagai wujud sifat kasih sayang dan manifestasi sifat Kasih Sayang Suci ILAHI. Dari rahim suci perempuan itulah terlahir anak manusia, titah GUSTI dan generasi penerus jaman sebagai hamba sekaligus wakil TUHAN untuk memelihara, merawat dan mengelola bumi serta alam semesta. Memahami peran yang sedemikian vital, maka kedudukan perempuan memiliki derajat sangat tinggi dan luhur dalam kehidupan.
Kesadaran kaum perempuan akan kedudukan adiluhung nya tersebut semakin dibutuhkan di era ini. Di tengah gejolak dinamika sosial, Perempuan sebagai sosok ke-Ibu-an dan tokoh sentral jagad dibutuhkan untuk selalu "Eling lan Waspadha" menjaga kejernihannya. Baik jernih secara energi, emosi, pengetahuan maupun karma. Saat "level of conciousness" kaum perempuan senantiasa dipenuhi oleh kejernihan, maka semesta sebagai rahim besar kreatifitas senantiasa akan melahirkan produk produk kedamaian, kebahagiaan, budi pekerti utama dan karya karya positif yang membangun kesejahteraan serta karakter pribadi unggul suatu bangsa.
Bulan April bagi bangsa Indonesia senantiasa dikenang sebagai bulan Perempuan Indonesia. Yakni terkait dengan hari lahir pahlawan nasional RA. Kartini yang inspirasi nya abadi bagi pergerakan dan perjuangan Perempuan Indonesia. Kartini adalah teladan bagi perempuan pejuang dan pejuang perempuan. Beliau adalah sosok religius berbudaya yang memperjuangkan jati diri serta harkat martabat kemandirian perempuan merdeka. Baik kemandirian dalam pemikiran maupun pilihan hidupnya. Sungguh pun dalam kenyataannya RA Kartini masih terbelenggu secara dzahir oleh sistem politik dan budaya yang berlaku kala itu, namun jiwanya merdeka serta ide dan gagasannya jauh melampaui jamannya.