22/05/2026
Buah ciplukan atau Ciplukan adalah buah kecil berwarna kuning-oranye yang dibungkus kelopak tipis seperti lampion. Di luar negeri, buah ini dikenal sebagai golden berry atau cape gooseberry. Meski ukurannya kecil, kandungan gizinya cukup lengkap dan sudah diteliti memiliki berbagai potensi manfaat kesehatan.
🌿 KANDUNGAN NUTRISI DALAM BUAH CIPLUKAN TERDAPAT:
-Vitamin C
-Vitamin A
-Vitamin K
-Serat
-Zat besi
-Fosfor
-Antioksidan polifenol
-Karotenoid dan lutein
Kandungan inilah yang membuat ciplukan sering disebut sebagai buah herbal bernutrisi tinggi
🌿 MANFAAT & KHASIAT
1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Vitamin C dan antioksidan dalam ciplukan membantu tubuh melawan radikal bebas dan mendukung sistem imun agar tubuh lebih tahan terhadap infeksi
2. Kaya antioksidan dan membantu melindungi sel tubuh
Ciplukan mengandung antioksidan seperti polifenol dan karotenoid yang membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Antioksidan juga dikaitkan dengan penurunan risiko penuaan dini dan penyakit kronis.
3. Menjaga kesehatan mata
Vitamin A, lutein, dan karotenoid pada buah ciplukan membantu menjaga fungsi penglihatan dan berpotensi menurunkan risiko degenerasi makula pada mata.
4. Membantu menjaga kesehatan tulang
Kandungan vitamin K berperan penting dalam pembentukan dan kepadatan tulang sehingga dapat membantu menjaga kekuatan tulang.
5. Membantu mencegah anemia
Buah ciplukan mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan sel darah merah sehingga baik untuk membantu mencegah anemia akibat kekurangan zat besi.
6. Berpotensi membantu mengontrol gula darah
Beberapa penelitian awal pada hewan menunjukkan ekstrak ciplukan memiliki potensi membantu menurunkan kadar gula darah dan sensitivitas insulin.
Namun, manfaat ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia. Jadi belum bisa dianggap sebagai obat diabetes utama.
7. Berpotensi membantu melawan pertumbuhan sel kanker
Penelitian laboratorium menemukan adanya senyawa fenolik dan antioksidan dalam ciplukan yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker pada uji tabung. Tetapi efek ini belum cukup kuat untuk dijadikan terapi kanker pada manusia.