27/10/2019
Cafe "Ummi Rini" Lovers.
Bagi pecinta kopi, tentu sudah tidak asing lagi dengan dua jenis kopi yaitu Arabika dan Robusta, namun tahukah anda perbedaan kopi ARABIKA dan ROBUSTA? Berikut ulasannya.
Dapat dikatakan, kopi Robusta dan kopi Arabika merupakan jenis kopi yang paling populer. Hampir sebagian besar coffee shop di seluruh dunia menyajikan kedua jenis biji kopi yang terkenal ini ke dalam menunya.
Meski keduanya sama-sama nikmat, sebenarnya ada beberapa perbedaan mendasar antara kopi Robusta dan Arabika. Bukan pencinta kopi sejati namanya jika Anda belum mengetahui perbedaannya. Berikut adalah 7 perbedaan antara kopi Robusta dan Arabika yang perlu diperhatikan
1. Biji Kopi
Arabika Lebih besar, pipih, dan sedikit lonjong (oval).
Robusta Lebih kecil dan berbentuk bulat
2. Kadar Kafein
Arabika Lebih rendah, Antara 1,1%-1,5%.
Robusta Lebih tinggi, Antara 2,2% – 2,7%.
3. Aroma dan Rasa
Arabika Biasanya memiliki aroma buah-buahan dengan sedikit rasa asam dan manis.
Robusta Biasanya memiliki aroma kacang yang dominan dengan rasa cenderung pahit.
4. Penyajian
Arabika Lebih nikmat disajikan tanpa tambahan gula agar cita rasa asli dapat dinikmati secara otentik.
Robusta Lebih sering disajikan dengan tambahan elemen lain seperti cream, foam, atau susu.
5. Kadar Keasaman
Arabika Lebih rendah, sekitar 5,5-8% sehingga lebih aman dikonsumsi untuk pemilik lambung sensitif.
Robusta Lebih tinggi, sekitar 7-10%.
6. Lokasi Tanam
Arabika Baik ditanam di dataran tinggi, 700-1.700 m di atas permukaan laut.
Robusta Hanya tumbuh pada daerah berketinggian 400-700 m di atas permukaan laut.
7. Budidaya
Arabika Lebih sulit ditanam karena hanya mampu tumbuh di lingkungan yang lembap. Ini yang menyebabkan harga kopi Arabika relatif lebih mahal dibandingkan kopi Robusta.
Robusta Lebih mudah ditanam karena dapat bertahan di cuaca ekstrim atau panas. Selain itu, kopi Robusta juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit karena kadar keasaman klorogenik yang cukup tinggi.