28/07/2021
Jos kecamatan panceng
Satu di antara kecamatan yang terbilang sudah sangat baik sistem penanganan Covid-19 adalah desa-desa di wilayah Kecamatan Panceng. Di kawasan pesisir Gresik utara itu, sistem tanggap darurat dan aksi kemanusiaan sudah berjalan baik. Koordinasi dan pembagian kerja antar asosiasi kepala desa (AKD) setempat dengan Satgas Kecamatan Panceng layak menjadi contoh.
Menurut Sonhaji, ketua AKD Kecamatan Panceng, di wilayahnya sempat ada dua desa yang kondisinya sangat mengkhawatirkan. Banyak warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni, Desa Doudo dan Wotan. Saat itu, dua desa tersebut tebilang zona merah-hitam. โโPaparan kemungkinan dari klaster hajatan. Yang positif banyak sekali. Tapi tidak sampai 50 persen,โโ ujarnya kepada Jawa Pos.
Melihat fakta itu, lanjut dia, para Kades pun cepat berkoordinasi. Di bawah fasilitasi AKD Kecamatan Panceng, pihaknya membentuk tim khusus aksi kemanusiaan. Tim itu terdiri atas berbagai gugus tugas. Mulai layanan call center 24 jam, penyediaan logistik, hingga tim sosialisasi. โโTim itu bergerak sesuai dengan tugas masing-masing. Kami melibatkan RT-RW desa setempat untuk bergerak dalam tim aksi kemanusiaan ini,โโ papar Sonhaji.
Nah, tim aksi kemanusiaan itulah yang bergerak untuk melayani warga. Mulai memberikan bantuan sembako, memberikan obat-obatan dan vitamin, hingga merujuk kalau ada warga yang harus mendapatkan layanan ke puskemas atau rumah sakit. Ketika ada warga sakit, tim mengetahui mana yang cukup isolasi mandiri (isoman) dan mana yang mesti dirujuk ke rumah sakit.
โโKami berkoordinasi dengan satgas kecamatan, baik Pak Camat, Dandramil, maupun Kapolsek. Terus begitu ketika ada warga yang sedang bermasalah,โโ ujarnya.
Dia menambahkan, memang tidak mudah untuk membangun kesadaran masyarakat desa. Misalnya, kalau sedang positif Covid-19 maka harus di rumah saja dan kepatuhan akan protokol kesehatan. Namun, pihaknya juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat setempat untuk turut mengedukasi warga. โโBahwa, persoalan seperti sekarang ini memang tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Mesti bergandengan tangan, bersama-sama,โโ ujar Kades Sirowiti itu.
Berkat kesigapan semua pihak itu, lanjut Sonhaji, paparan di wilayah Kecamatan Panceng relatif terkendali. Termasuk di Desa Doudo maupun Wotan. โโAlhamdulillah, sekarang sudah hijau. Namun, kami terus mengingatkan untuk selalu disiplin protokol kesehatan,โโ katanya.
Sebagai antisipasi, sambung Sonhaji, pihaknya juga sudah berhasil membeli sebanyak 17 tabung oksigen untuk kebutuhan warga. Tabung-tabung itu didistribusikan ke warga yang sangat membutuhkan. Ada tim tersendiri yang mengirim. Termasuk pengisiannya. Anggaran yang dipakai berasal dari 8 persen dana desa. โโPada saat seperti sekarang, kebutuhan oksigen kan tinggi. Karena itu, kami sudah mempersiapkan mandiri,โโ tandasnya.
Sumber: JawaPos
(pig-Fairuz)