Djems.Coffee

Djems.Coffee Warung kopi dengan konsep Manual Brewing, menyediakan Beans Lokal dan Beans eksotis (Beans dari luar

Permanently closed.
COFFEE FILTER atau V60Oleh: Muhammad JamilMetode seduh kami di warung tidak menganggap sudah paling jago, karena kami ma...
10/09/2021

COFFEE FILTER atau V60
Oleh: Muhammad Jamil

Metode seduh kami di warung tidak menganggap sudah paling jago, karena kami masih perlu banyak belajar. Belajar banyak hal di kopi.

Belum lama kami mencoba nyeduh dua dripper di warung. Sebelumnya juga perlu uji coba menyesuaikan waktu seduh dan tuangan air dari katle.

Nah, belum lama ini ada tamu yang datang sama-sama memesan coffee filter / V60. Sebelum nya tamu tersebut sudah tahu kalau kami pernah datang ke Jogja lebih tepatnya di klinikkopi] milik mas Pepeng
Dari obrolan kami berlanjut tamu tersebut menantang memintanya nyeduh sekali dengan dua dripper tersebut.
Tamu tersebut berkata "jauh-jauh sudah pernah ke klinikkopi] masak gak berani langsung dua dripper" (mengatakan dengan bercanda).

Maaf, bukan mermaksud kami sok jago ya. Kami hanya mencoba merealisasikan dari apa yang sudah kami dapat, belajar sama orang yang lebih dahulu dan lebih berpengalaman.
Dalam hati kami menjawab "harus berani dan mantep, semoga hasil seduhan bisa maksimal, tidak menggelana tamu yang menikmati. Hahaha

Berani mencoba??
Silahkan mampir ke warung ya.
______
Hari ini tetap Buka
Dan siap ngeBrewing Mulai pukul: 17.00-21.00 Wib.

Himbauan:
Tetap prokes, dan jaga kesehatan kalian. Semoga keadaan covid ini segera pulih.

Manual Brew terkhusus coffee filter / V60 memberikan kesan tersendiri setiap orang yang menikmati. Mau di seduhin atau b...
03/09/2021

Manual Brew terkhusus coffee filter / V60 memberikan kesan tersendiri setiap orang yang menikmati.
Mau di seduhin atau bahkan nyeduh sendiri di warung.
Dengan senang hati jika mau nyeduh sendiri, dengan jurus metode yang dimiliki.

01/09/2021
01/09/2021
Jum'at (02 Juli 2021) Kerinci Natural Roasted by  By
02/07/2021

Jum'at (02 Juli 2021)

Kerinci
Natural
Roasted by
By

Jum'at (02 Juli 2021)Ethiopia yirgacheffe Full washed Roasted by  By
02/07/2021

Jum'at (02 Juli 2021)

Ethiopia yirgacheffe
Full washed
Roasted by
By

Jum'at (02 Juli 2021)Sunda GulaliHoney proses Roasted by  Prosesor by
02/07/2021

Jum'at (02 Juli 2021)

Sunda Gulali
Honey proses
Roasted by
Prosesor by

Jum'at (2 Juli 2021) Boma, Kenya Kerincho Full washed Roasted by
02/07/2021

Jum'at (2 Juli 2021)

Boma, Kenya Kerincho
Full washed
Roasted
by

Sudah Lama baru di ceritakanOleh: Muhammad JamilKo Haryo Kurniawan  banyak yang bilang suhu per-kopian di Semarang. Beli...
08/06/2021

Sudah Lama baru di ceritakan
Oleh: Muhammad Jamil

Ko Haryo Kurniawan
banyak yang bilang suhu per-kopian di Semarang. Beliau pemilik DAV COFFEE ROASTERY

Pertama kami terjun di kopi nama beliau sudah tidak asing lagi. Namun, secara pribadi kami belum pernah ketemu langsung dengan beliu.

(13-14 April 2019 ada kesempatan belajar di kebun, proses pasca panen di

Perantara acara tersebut kami banyak mengenal orang-orang dari beberapa daerah.

Kembali lagi ke cerita. Kami niatkan untuk bisa mengikuti acara tersebut, berangkat sendirian waktu itu kami naik travel sampai di pasar Kretek Wonosobo. Setelah itu kami niatkan Naik ojek. Istrihat sejenak sembari lihat grup WhatsApp ada yang menawarkan kami untuk bareng (bonceng motor) sampai di lokasi desa bowongso (Yasudah lah tidak jadi ngojek).
Mas Bobi (panggilannya) .bener.bae berangkat dari Brebes rumah asalnya. Mas Bobi yang memiliki kedai .ibu.negara
Catata: silahkan kawan-kawan yang dekat daerahnya bisa main ketempat kedai mas Bobi.

Sampai lah di bowongso, sebelumnya kami juga sudah mengenal dan belum pernah ketemu salah tau penggiat kopi di bowongso yaitu mas (pernah diskusi By WhatsApp) kami berjumpa lah pertama kali.

Acara yang di selenggarakan di ada beberapa pembicara yaitu:
- Pak
- pak Eko
- Mas Wahyu
- Kang
- Mas Ashari
Sebelum acara malam hari dimulai kami ngobrol dengan kawan lainnya, saling mengenal dan bertemu lagi sama mba (belau juga pernah mengajari kami waktu acara pelatihan nyeduh kopi di Semarang). Setelah itu ko Haryo sampai di acara, kami baru betemu pertama kali yang sebelumnya baru mendengar dari cerita kawan-kawan yang di Semarang.

Berjalannya acara yang di selenggarakan 2 hari di bowongso, ko Haryo menawari kami pulang bareng (sungguh senangnya, naik mobil gratis, plus pelayanan dapat makan gratis "sak warekke" di penyetan Lamongan) itu guyonan sampai sekarang ketika bertemu ko Haryo.

Selama Perjalanan pulang, ngobrol, diajari nyeduh kopi dll. Dari situlah kami memanggil beliu tidak ko, atau pak, seperti orang lain memanggilnya. namun kami memanggil belau Romo yai.

Judul: Memiliki Rasa Sadar Pada Diri SendiriOleh: Muhammad JamilBagi kami yang awal mula tidak memilik latar belakang di...
08/06/2021

Judul: Memiliki Rasa Sadar Pada Diri Sendiri
Oleh: Muhammad Jamil

Bagi kami yang awal mula tidak memilik latar belakang di bisnis, namun kata "NEKAT" yang dijadikan pegangan untuk berjalan membuka warung kopi.

Kata NEKAT menurut kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) versi google.com memiliki arti: Berkeras hati, Kuat kemauan.

Lalu bagaimana dengan kami?
Kami akui pertama kali buka warung "yasudah main buka saja". Yang di fikirkan hanya belajar di dunia kopi nya saja, bagaiman cara penyeduhan dll. Belum memikirkan total masuk di dunia bisnis, seperti halnya bagaiman kami menghitung dan mempertimbangkan HPP, bagaimana cara marketing, mengelola keuangan di Rugi laba nya, sehingga memiliki kesimpulan di Proyeksi yang harus di miliki dalam pembukuan.

Namun, berjalannya waktu. sembari memiliki pengalaman yang belum seberapa ternyata jangan cuman mengandalkan kata "NEKAT" tersebut.

Saat ini kami harus mengubah menset berfikir. Selain menggeluti di kopi harus totalitas masuk di dunia bisnis.
Kata NEKAT tetap harus kami miliki, namun di jadikan sebagai BERNYALI. menurut (KBBI) versi google.com yang memiliki arti: mempunyai keberania.

Sebelum ada keterlambatan panjang Kami harus memiliki Rasa Sadar diri dari pengalan-pengalaman yang masih kurang pas.

Banyak orang yang kami ajak diskusi selain belajar di teknik penyeduhan menyarankan Managemen keuangan harus di fikirkan.
Menurut guru atau senior kami yang lebih dahulu:
"Managemen keuangan memang agak riwil. Tapi, kalau tidak di jalankan akan terjadi kefatalan".
"Konsisten di waktu, konsisten, jam kerja, dan konsisten keuangan"
"Jangan memandangan warung kita kecil. Tapi, kalau Managemen keuangan tertata dan konsisten tidak kalah dengan bisnis yang lebih besar"

Saat ini kami memang belum apa-apa dan belum seberapa, yang masih merangkak. Kami tetap masih banyak belajar dengan orang yang lebih berpengalaman.

Judul: Membuka lembaran catatan lamaOleh: Muhammad JamilJumat (4 Juni 2021) Kami perlu melempar pertanyaan untuk temam-t...
08/06/2021

Judul: Membuka lembaran catatan lama
Oleh: Muhammad Jamil

Jumat (4 Juni 2021) Kami perlu melempar pertanyaan untuk temam-teman yang telah membaca tulisan ini. Bagaimana menurut teman-teman mengenai warung kopi kami .coffee selama ini?

Sebelum teman-teman menjawab di kolom komentar kami perlu menjawab sendiri. "Pastinya masih banyak kekurang". Hal itu yang kami sadari dan perlu introspeksi diri.

Sebelum warung buka kembali, kami perlu introspeksi diri, memikirkan ulang lagi. Karena warung kami masih proses untuk menemukan karakter yang seperti apa.

Sampai saat ini, walau pun warung sudah buka mulai awal tahun (2019) kami masih tetap belajar dengan orang yang kami anggap lebih tahu dari apa yang kami inginkan. Baik di kopi melingkupi menu dan hal bisnisnya.

Waktu itu (5 febru 2021) keterbatasan jarak tidak bisa ketemu langsung (Tempat tinggal di Depok), diskusi via WhatsApp salah satu orang yang mengarahkan kami.
"IDEALIS atau BISNIS"..? Pertanyaan yang disampaikan.

Untuk terjun di dunia kopi (warung) memang perlu banyak hal yang harus di pertimbangkan, tidak melulu kata NEKAT saja.

Sebenarnya masih panjang penjelasanya. Lain waktu kami lanjutkan lagi. Mari kita diskusikan di colom comentar berbagi pengalaman.

Sebatas Kesimpulan dari tulisan di atas, sebelum warung buka kembali, kami perlu introspeksi di warung ini. baik mempertimbang kan bahan yang kami gunakan, mengkonsep ulang di produksi menu, yang nantinya di harapkan menentukan menu yang kualitas.

Keterangan foto:
Th 2019 Menghadiri acara di kebun kopi, serta proses pasca panen di wonosobo.
bersama pak EED salah satu ketua kelompok tani di

Informasi:
Warung masih tahap persiapan buka lagi

EXPECTATION Vs REALITYOleh: Muhammad JamilSemarang, (6 Juni 2021) Setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda-beda. ...
08/06/2021

EXPECTATION Vs REALITY
Oleh: Muhammad Jamil

Semarang, (6 Juni 2021) Setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda-beda. Apa lagi yang baru mau atau sudah menjalankan bisnis.

Dalam tulisan ini menceritakan pada diri kami sendiri. Cara pandang pertama yang di miliki hanya sebatas harapan-harapan besar, dan enak-enaknya saja (ekspektasi yang besar). namu, bergulirnya watu realita yang ada justru sebaliknya.

Dibalik itu, kami harus menyadarkan pada diri sendiri (sadar diri).
Karena kami membuka bisnis warung kopi, "warung kopi yang naik kelas itu ada Polanya".
"Untuk naik kelas, butuh perjuangan dan pengorbanan, Selain itu juga butuh adaptasi baru".

Bagi kami pengalaman yang sudah berlalu "Tidak untuk dijadikan penyesalan lalu mengendorkan misi". Justru sebaliknya, dari pengalaman memetik banyak pembelajaran dan ada niat memperbaiki.

Bagi kami kuncinya cuman 1, yang penting diri kita "Sadar".
- Sadar yang sudah berlalu masih kurang pas,
- Sadar kalau masih belum menguasai.
- Sadar harus belajar lebih lagi. Dan
- Sadar memperbaiki lagi.

Yang perlu di ketahui "Karena setiap warung kopi memiliki tingkat kekompleks kan yang berbeda-beda".

Selama warung kami tutup untuk sementara ini, kami harus mengkroscek ulang,
- membenahi lagi management warung.
- Membenahi setiap menu, Baik Manual Brew, Based Espresso, dan milk base.
Yang di harapkan, tamu yang datang cocok untuk menikmatinya, dan meninggalkan kesan.

Selain itu, untuk para penikmat Manual Brew. Nantinya di warung kami akan menyediakan Beans dari beberapa Roastery, baik lokal (Semarang) maupun yang di luar daerah, bisa jadi bagian timur, atau bagian barat (Jakarta) dan sekitarnya.

Foto diambil:
Oleh tamu yang datang di warung sewaktu masih buka.

Mari di lanjutkan berdiskusi berbagi pengalaman di kolom komentar.

Address

Semarang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Djems.Coffee posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Djems.Coffee:

Share

Category