08/04/2026
Muhammad Saleh (60), seorang marbot sekaligus tukang yang mengabdi di Masjid Babussalam Semparu, Lombok Tengah, diam-diam menabung Rp86,1 juta.
Saleh memutuskan untuk berhenti merokok dan mengalihkan dana harian tersebut untuk ditabung di balik pintu triplek masjid.
Niatnya hanya satu, memberikan kontribusi bagi pembangunan atau kepentingan masjid yang ia jaga. Karena itu, dia bertekad memulai aksinya pada Juni 2020.
“Mulei nyeleng kira-kira pas lebaran haji, kepeng rokok sak mule tebeng, tetabung lah, murni teperuntukan jok kepentingan masjid (uang rokok yang mulanya dikasih, ditabung dan murni untuk keperluan masjid,” ucap Saleh dikutip dari TribunLombok, Senin (6/4/2026).
Tak dipungkiri, dia sempat merasa khawatir dan terbebani secara moral jika tabungan tersebut diketahui orang lain sebelum waktunya. Tanggung jawab menjaga uang tersebut sangat berat hingga membuatnya sulit tidur.
“Khawatir penuh soal, mun tutup masjid niki, nane jak wah lega wah (khawatir, awalnya karena kan kalau tutup masjid, tapi sekarang setelah ditemukan uang Rp86,1 juta, lega sudah,” ujarnya.
Ketika pintu triplek tersebut akhirnya dibongkar pada hari Kamis 2 April 2026, semua orang terkejut, termasuk Saleh sendiri.