Koppe Lopee

Koppe Lopee Berbagi cerita di temani segelas kopi nikmat.

secangkir kebaikan dalam cinta yang diberikan
16/03/2023

secangkir kebaikan
dalam cinta yang diberikan

Segelas kopi dan kebahagiaan
08/11/2019

Segelas kopi dan kebahagiaan

11/07/2019

io coffee roaster
Hadir di Surabaya

Mau kopi yg masih segar ?
Yuk merapat kesini

07/11/2018
07/04/2017

Sudah pernah menikmati kopi tanpa gula?
Kenapa harus menambahkan gula pada kopi anda? Kebanyakan orang akan menjawab karena kopi pahit.
Pada dasarnya kopi memiliki rasa pahit karena proses roasting atau gongseng yang berlebihan, terlalu lama, atau api terlalu besar. Sebenarnya kopi memiliki rasa yang sangat bervariasi. Secara umum rasa yang dimiliki kopi adalah, manis, pahit, asam.
Sebagai contoh, kopi arabika bengkulu memiliki rasa rempah2, manis coklat dan karamel.
Nah untuk bisa menikmati rasa-rasa yang unik dari kopi, coba teman-teman minum kopi tanpa gula. Awalnya pasti tidak begitu menyenangkan, tapi anda akan segera dibuat penasaran dengan rasa yang muncul setiap kali menikmati kopi dari daerah yang berbeda.
Ayo coba menikmati kopi tanpa gula, selain bisa menikmati rasa kopi sebenarnya, anda juga semakin terjauh dari penyakit gula.

Selamat menikmati.

06/11/2013

tahukah anda .....
Kopi merupakan minuman kedua setelah air yang terbanyak dikonsumsi di dunia. Amerika Serikat adalah pengimpor terbesar kopi yang mengkonsumsi sebanyak satu per enam kali hasil panen setiap tahunnya di dunia. Sementara itu, Finlandia merupakan negara dengan konsumsi kopi per kapita paling tinggi, dengan rata-rata konsumsi per orang 1400 cangkir setiap tahunnya.

05/11/2012

KOPI ARABIKA SUMATERA
Kopi dari pulau paling barat di Indonesia ini memang merupakan kopi yang kompleks dan membangkitkan selera, karena sejumlah besar dari produsen dan pengolahan menerapkan teknik pemrosesan "giling basah" yang unik. Di tahap green coffee, kopi dari daerah ini mempunyai warna kebiru-biruan yang istimewa, yang dihubungkan dengan metode pemrosesan dan tidak adanya unsur besi dalam tanah.
Kopi-kopi Sumatera terkenal karena halus, manis, kekentalannya yang kuat dan seimbang. Rasanya sangat tergantung pada masing-masing daerah asal, atau blending dari masing-masing daerah, perbedaan rasa akibat perbedaan lahan dan proses dapat sangat terasa. Memiliki ciri karakter rasa cokelat, tembakau, asap, tanah dan kayu yang dapat dirasakan dengan baik dalam secangkir kopi. Adakalanya, kopi-kopi Sumatera menunjukkan kadar keasaman yang lebih tinggi, yang menyeimbangkan kekentalannya. Kadar asam ini mempunyai karakter buah tropis dan kadang-kadang berkesan rasa jeruk manis atau limau.

Mandheling
Mandheling adalah suatu nama dagang yang digunakan untuk kopi arabika dari Sumatera Utara. Nama ini berasal dari nama orang-orang Mandailing, yang memproduksi kopi di Tapanuli - Sumatera. Kopi Mandheling berasal dari Sumatera Utara, dan juga Aceh.

Lintong
Kopi Lintong tumbuh di distrik Lintongnihuta, arah barat-daya Danau Toba. Danau yang besar ini merupakan salah satu dari yang terdalam di dunia, 505 meter. Daerah produksi kopi merupakan suatu dataran tinggi, yang terkenal akan keanekaragaman jenis tanaman paku-pakuannya. Daerah ini menghasilkan 15.000 sampai 18.000 ton kopi arabika setiap tahun. Sebuah daerah yang berdekatan, dipanggil Sidikilang, juga menghasilkan kopi arabika.

Gayo
Kopi Gayo tumbuh di lereng bukit yang mengelilingi kota Takegon dan Danau Tawar, di ujung utara Sumatera, di daerah Aceh. Ketinggian daerah produksi rata-rata antara 1.110 dan 1.300 meter dpl. Kopi ini ditanam di bawah penaung pohon rindang, oleh perkebunan kecil lokal.

Kopi dari daerah ini secara umum diproses di kebun, menggunakan metoda pemrosesan basah tradisional. Karena menggunakan proses pengolahan giling basah, kopi Gayo digambarkan memiliki intensitas rasa yang lebih tinggi dan kekentalan yang ringan dibanding kopi-kopi Lintong dan Mandheling dari area yang lebih timur di Sumatera.

08/10/2012

Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak.[1] Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.

Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan yang sederhana, sehingga makanan yang keras seperti biji kopi tidak tercerna. Biji kopi luwak seperti ini, pada masa lalu hingga kini sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami di dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa kopi luwak memang terasa spesial dan sempurna di kalangan para penggemar dan penikmat kopi di seluruh dunia.

(Sumber Wikipedia)

01/10/2012

sesuatu yang baik berasal dari kesederhanaan "koppe lopee"

Address

HDI Brand Surabaya
Surabaya
60284

Opening Hours

Monday 17:00 - 23:00
Tuesday 17:00 - 23:00
Wednesday 17:00 - 23:00
Thursday 17:00 - 23:00
Friday 17:00 - 23:45
Saturday 17:00 - 23:45
Sunday 17:00 - 23:00

Telephone

+628117302909

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Koppe Lopee posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Koppe Lopee:

Share

Category