06/07/2020
DokterSehat.Com– Salah satu jajanan yang kini sedang menjamur di berbagai tempat adalah kebab. Makanan khas Timur Tengah ini memang memiliki rasa yang enak sehingga digemari oleh siapa saja. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut kebab sebagai makanan yang kurang sehat. Sebenarnya, apakah anggapan ini memang benar?
kebab-doktersehat
Kandungan nutrisi di dalam kebab
Pakar gizi Susie Burrell sebagaimana dilansir dari news.com.au menyebut kebab sebenarnya memiliki komposisi gizi yang cukup baik. Jika kita buka satu per satu bahan yang digunakan di dalam kebab, maka kita bisa menemukan roti, sayuran, dan daging. Hal ini berarti, kita bisa mendapatkan asupan karbohidrat, serat, vitamin, mineral, serta protein dari kebab. Selain itu, Burrell menyebut proses pengolahan kebab juga tidak berbahaya.
“Cara menggoreng kebab bukanlah dengan teknik deep fried atau memakai minyak dalam jumlah yang minim. Kondisi dagingnya juga biasanya bersih dan berkualitas. Ditambah dengan adanya kandungan sayur yang cukup banyak, kebab termasuk dalam makanan yang baik bagi kesehatan,” ungkap Burrell
Meskipun begitu, bukan berarti kebab sepenuhnya baik untuk dikonsumsi terlalu sering. Burrell menyebut ada bahan tambahan lain yang ada di dalam kebab yang membuatnya menjadi kurang sehat.
“Sayangnya kebanyakan penjual kebab menambahkan keju, krim, atau bahkan saus. Bahan-bahan inilah yang membuat kebab menjadi kurang sehat. Jika mampu, mintalah penjual untuk tidak menambahkan bahan-bahan ini pada kebab yang kita pesan,” saran Burrell.
Kadar kalori di dalam kebab
Di dalam satu porsi kebab biasanya mengandung sekitar 500 hingga 600 kalori. Jumlah ini sebenarnya sama dengan satu kali porsi makan besar kita. Masalahnya adalah kebanyakan orang mengonsumsi kebab sebagai camilan, bukannya makanan utama. Burrell pun menyarankan kita untuk tidak menghabiskan kebab seorang diri. Bagilah kebab bersama dengan pasangan, teman, atau keluarga agar kita tidak mengonsumsi kalori dengan berlebihan.
Pilihan makanan cepat saji lainnya yang dianggap aman untuk kesehatan
Kebab sebenarnya termasuk dalam makanan cepat saji, lho. Hanya saja, karena proses pengolahannya yang cenderung terlihat lebih sehat dan banyak memiliki bahan sayuran, kebab sering dianggap tidak termasuk sebagai makanan cepat saji.
Selain kebab, terdapat beberapa jenis makanan cepat saji lainnya yang ternyata juga baik untuk kita konsumsi.
https://doktersehat.com/kebab-makanan-sehat-nggak-sih/
Kebab kini semakin menjamur di berbagai tempat. Hanya saja, karena jumlah dagingnya biasanya sangat banyak, kebab dianggap tidak sehat. Benarkah hal ini?